lebaran dh terlewati, tapi ijinkan ile mengucapkan selamat idul fitri mohon maaf lahir bathin pada rekan-rekan semua. Bicara soal lebaran pasti ada satu hal yang pasti tak akan lepas, yaitu mudik lebaran. Banyaknya penduduk yang bekerja di perantauan menyebabkan hal ini terjadi. Di saat libur lebaran, pastilah mereka pulang kampung halaman untuk sekedar silaturahmi bertemu dengan orang tua dan sanak saudara ataupun melepas kepenatan dengan banyaknya rutinitas kerja di rantau. Dengan mudik fikiran akan lebih fres walaupun perjalanan mudik sangatlah melelahkan.
Bicara mudik, ile baru taon ini mengalaminya, yah maklumlah karena keluarga ada di satu kota. Nah sekarang ini kan ile sudah punya pendamping dari luar kota jadinya ya ikutan mudik gitu mau sowan yang lebih tua. Perjalanan dari rumah dimulai pagi hari habis sholat subuh, untuk menghindari macet pikir ile, hehehe. Alhamdulillah lancar sampai rumah mertua di Semarang. Tapi itu baru permulaan, setelah sungkeman n sarapan kami sekeluarga akan mudik sebenarnya, kami mudik ke daerah kopeng salatiga ke rumah simbahnya. Perjalanan dari Semarang-Kopeng yang maksimal 2jam molor jadi 3jam. Wah lalu lintas dari Semarang- Ungaran-Salatiga padat merayap, jadi ya harus sabar banget. Ile baru tau rasanya, susahnya, juga senangnya mudik saat itu. Makanya orang-orang tidak akan bosen untuk melakukan ritual ini, bagaimana dengan rekan-rekan??????
